Article by Emily Copp, translated from https://blog.hootsuite.com/social-media-in-higher-education/.

Setiap tahun, bisnis di AS kehilangan sekitar $1 trilyun dolar karena “kesenjangan keterampilan digital”—di mana karyawan tidak tahu, atau tidak menyadari keberadaan teknologi yang disediakan untuk mereka. Berdasarkan Harris poll survey di situs Entrepreneur, hanya satu dari 10 pekerja Amerika yang menguasai alat bantu karyawan yang disediakan.

Untuk mengatasi masalah yang terus berkembang ini, para profesor di instansi-instansi pendidikan tinggi telah mulai mengintegrasikan pendidikan teknologi ke dalam kurikulum mereka. Hal ini menjadi cara yang penting bagi calon karyawan untuk memahami alat-alat bantu yang digunakan di tempat kerja.

Media sosial di perguruan tinggi. Mengapa?

Media sosial telah mengakar dalam kehidupan kita dan juga dunia industri. Pew Research Center menggambarkan “meroketnya” pengguna media sosial di AS: dalam satu dekade terakhir telah meningkat dari tujuh persen di tahun 2005 menjadi 65 persen di tahun 2015. Kini ada 2,3 milyar pengguna media sosial aktif di seluruh dunia.

media sosial

Media sosial kini menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan pribadi dan juga bisnis

Karena pemakaian media sosial dilakukan hampir oleh semua merek global secara universal, maka muncul harapan bahwa karyawan bisa memahami cara mengatur media sosial mereka secara profesional. Tanpa arahan di jenjang pendidikan tinggi, perusahaan harus menginvestasikan lebih banyak waktu dan uang untuk mengajari karyawan tentang keterampilan yang sangat dibutuhkan ini.

Bagaimana pendidik mengajari tentang media sosial di dalam kelas

Karen Freberg, seorang profesor di University of Louisville, Kentucky, mengajar kelas komunikasi yang berfokus pada media sosial untuk bisnis. Ini merupakan kelas yang menginspirasi dan banyak peminatnya yang menuntut siswa untuk menyelami dunia industri yang cepat berubah, ujarnya.

Freberg menggunakan Hootsuite’s Student Program, yang menawarkan kursus gratis untuk membantu para profesor dan pendidik mengajar tentang media sosial di kelas-kelas mereka. Berikut adalah cakupan topiknya:

Audit reputasi online

Audit reputasi online memberikan siswa gagasan yang lebih baik mengenai kualitas dan strategi yang digunakan dalam menjalankan kanal sosial bagi merek dibandingkan dengan akun pribadi mereka. Dalam audit mereka, siswa diminta untuk mengevaluasi saluran media sosial mereka sendiri dan membandingkannya dengan merek atau para profesional tempat mereka ingin bekerja.

Siswa belajar:

  • Arti “audit sosial” dan kegunaannya
  • Bagaimana para profesional menggunakan media sosial
  • Etiket media sosial

Ringkasan merek dan analisis sosial

Siswa melakukan riset mendalam dan menampilkan analisis merek yang mereka percayai dapat meningkatkan penjualan mereka. Setiap proyek riset perlu menyertakan informasi perkiraan khalayak sasaran merek, saluran dan jenis konten populer, serta rekomendasi aktivitas pemasaran di masa mendatang melalui media sosial.

Siswa belajar:

  • Cara menganalisis citra merek di media sosial
  • Cara terbaik mempresentasikan temuan-temuan riset
  • Cara membuat rekomendasi yang meyakinkan

Strategi konten dan implementasi

Penting agar siswa berpikir strategis tentang media sosial untuk bisnis, nirlaba, atau klien. Dengan memetakan kampanye media sosial secara singkat, siswa dipaksa untuk berpikir mengenai tujuan utama, khalayak sasaran, dan metrik.

Materi kursus dari Hootsuite Academy membantu para siswa belajar cara menerapkan strategi mereka menggunakan Hootsuite. Mereka memulai dengan menulis pembaruan, membuat daftar dan laporan, serta memantau hashtag yang relevan.

Siswa belajar:

  • Dasar-dasar strategi pemasaran konten
  • Cara membuat ringkasan konten untuk media sosial
  • Cara menguasai platform yang banyak digunakan oleh para profesional seperti Hootsuite

Lokakarya siswa

Lokakarya yang diselenggarakan oleh siswa adalah cara yang bagus bagi siswa untuk membagikan keahlian mereka. Pada sesi pembelajaran terbuka, siswa biasanya mendapatkan keterampilan praktis yang akan membantu mereka meningkatkan kemampuan bermedia sosial untuk bisnis. Misalnya, Freberg meminta siswa yang ahli menggunakan Snapchat untuk mengajari teman-temannya cara membuat filter Snapchat bermerek yang disesuaikan pada media sosial.

Siswa belajar:

  • Keterampilan profesional yang baru dalam hal berjejaring sosial
  • Cara meningkatkan kemampuan berbicara di depan umum
  • Cara terbaik berbagi pengetahuan

Media sosial untuk para pendidik

Dengan mengajarkan media sosial di kelas, pendidik berkomitmen untuk menjadi pengguna media sosial itu sendiri. Hal ini memberi mereka kesempatan untuk menerapkan prinsip-prinsip pemasaran dan komunikasi melalui saluran baru, serta belajar dari siswa mereka tentang industri yang cepat berubah ini.

media sosial

Mengajarkan materi media sosial

Mengajarkan tentang media sosial di dalam kelas merupakan tantangan yang bermanfaat bagi para pendidik yang ingin mempelajari bagaimana media sosial telah memengaruhi bidang pemasaran dan komunikasi. Ketika para pendidik bergabung dengan Hootsuite Student Program, mereka akan mendapatkan akses ke contoh kurikulum dan pelatihan media sosial untuk membantu mereka merancang kursus yang menarik yang mengajarkan siswa mengenai aspek-aspek utama strategi media sosial.

Hootsuite’s Student Program

Hootsuite’s Student Program menyediakan akses bebas ke alat bantu profesional dan media sosial serta beragam sumber daya bagi para pendidik dan siswa mereka, termasuk:

  • Kursus online gratis:Semua pendidik dan para siswa mendapat akses ke Hootsuite Academy, yang memiliki semua yang diperlukan siswa untuk menjadi profesional di media sosial.
  • Hootsuite dashboard: Siswa dan pendidik mendapat akses bebas ke pembelajaran praktik dengan Hootsuite, sebuah platform yang paling banyak digunakan untuk manajemen media sosial.
  • Sertifikasi gratis: Siswa mendapatkan kredensial yang diakui secara profesional saat mereka menyelesaikan program, yang kemudian dapat mereka pajang di jejaring sosial profesional seperti LinkedIn.

Apakah Anda mengajari tentang media sosial di perguruan tinggi atau universitas? Integrasikan Hootsuite ke dalam kelas Anda dengan Hootsuite’s Student Program.

Sumber: https://blog.hootsuite.com/social-media-in-higher-education/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *