Pernah dengar istilah atau pekerjaan “transkripsionis”?

Sederhananya, transkripsionis (transcriptionist)—atau transcriber—adalah orang yang pekerjaannya mendengarkan sebuah audio lalu menuliskan (atau lebih tepatnya “mengetikkan”) apa yang dibicarakan dalam audio tersebut—atau sederhananya, membuat transkrip berdasarkan audio. Audio yang dimaksud dapat berupa rekaman percakapan (wawancara, talkshow, dll.), instruksi, atau bahkan lagu.

Sebenarnya, saya tidak terjun di bidang ini. Hanya saja, beberapa waktu yang lalu saya tertarik untuk mempelajari bidang ini melalui kursus singkat di Udemy, dan sekarang saya ingin membagi sedikit pengetahuan yang saya peroleh dari kursus tersebut.

Ikuti kursus menjadi transkripsionis di sini.

Meski pekerjaan seorang transkripsionis tidak ada hubungannya dengan pekerjaan seorang penerjemah, tapi tidak jarang lowongan sebagai transkripsionis juga diposting di ProZ, translatorscafe, dan direktori-direktori penerjemah lainnya. Saya sendiri sering ditawari pekerjaan transkripsionis, baik oleh klien maupun oleh “teman” di LinkedIn misalnya.

Jika Anda memiliki keterampilan listening yang bagus dan kecepatan mengetik yang tinggi, Anda bisa mencoba menjadi seorang transkripsionis. Konon, peluangnya masih terbuka sangat lebar.

Cara kerja transkripsionis

Seperti yang saya sebutkan di atas, pekerjaan seorang transkripsionis adalah “mendengarkan” audio lalu menuliskan kata-kata atau kalimat yang dibicarakan/diucapkan dalam audio tersebut. Bagaimana teknisnya?

Caranya adalah, kita memutar audio yang dikirimkan oleh klien lalu mengetikkan isi audio tersebut. Audio diputar menggunakan audio player biasa (misalnya Windows Media Player) ataupun menggunakan perangkat lunak khusus, misalnya Express Scribe. Sedangkan untuk mengetikkan isi audionya, umumnya menggunakan aplikasi pengolah kata seperti Microsoft Word.

Unduh Express Scribe di sini.

Apa saja yang harus kita ketikkan? Tentu saja keseluruhan kalimat atau dialog yang diucapkan dalam audio semirip mungkin dan sedetail mungkin—termasuk misalnya ada suara latar, audiens tertawa, pembicara lain menyela, dsb.

Perangkat keras dan perangkat lunak

Untuk perangkat keras, tentunya menggunakan PC atau laptop. Tidak ada spesifikasi khusus untuk prosesor, RAM, dsb. Lalu ditambah dengan headphone yang bagus untuk mendukung proses listening. Bila perlu, gunakan juga perangkat foot pedal untuk mengontrol perangkat lunak (agar tangan fokus mengetik).

Dapatkan perangkat foot pedal di sini.

Karena harga perangkat foot pedal cukup mahal, maka jika Anda mengawali karier sebagai transkripsionis dari nol, salah satu alternatifnya adalah menguasai pintasan (shortcut) pada perangkat lunak yang Anda gunakan, baik perangkat lunak pemutar audio maupun perangkat lunak pengolah kata.

Antarmuka Express Scribe

Sedangkan untuk perangkat lunak, seperti yang saya sebutkan di atas, pada dasarnya yang Anda butuhkan adalah pemutar audio dan pengolah kata. Untuk pemutar audio, sebagaimana direkomendasikan oleh para profesional, gunakanlah Express Scribe. Dan untuk pengolah katanya, umumnya cukup menggunakan Microsoft Word.

Selain itu, perangkat lunak semacam text/phrase expander juga bisa membantu. Terutama untuk mempercepat pengetikan kata-kata atau frasa yang barangkali sering muncul dalam percakapan.

Tarif transkripsionis

Untuk rentang tarif umumnya adalah 40 USD sampai dengan 60 USD per jam audio. Tentu, di pasaran akan selalu ada yang menawarkan tarif yang lebih rendah. Silakan Anda tentukan sendiri, mau mengambil pekerjaan yang tarifnya di bawah tarif umum atau tidak.

Lamanya pengerjaan audio bervariasi tergantung pada durasi audio, kualitas audio sumber, sampai kecepatan mengetik kita. Silakan masukkan lamanya pengerjaan ke dalam faktor penentu tarif Anda. Jangan sampai Anda mengerjakan audio berdurasi satu jam selama seharian penuh, padahal Anda hanya dibayar misalnya 40 USD.

Demikianlah sedikit gambaran mengenai pekerjaan seorang transkripsionis. Untuk lebih jelasnya, silakan ikuti kursus menjadi transkripsionis di Udemy.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.