Cara Menjadi Penerjemah TED

Selamat tahun baru 2019!

Cukup lama saya tidak posting di blog karena ketatnya tenggat terjemahan dan berbagai aktivitas di akhir tahun kemarin. Dan senang rasanya, di awal tahun baru ini saya bisa meluangkan kembali sedikit waktu untuk menulis artikel baru.

Jadi, saya tergerak untuk menulis kembali tentang “cara menjadi penerjemah TED” karena sepanjang tahun kemarin ada beberapa pembaca yang mengirimi saya email, yang katanya mereka masih bingung dengan artikel lama saya (langkah-langkah menerjemahkan di TED). Setelah saya cek ulang artikel tersebut, ternyata memang ada langkah yang terlewat.

Baiklah, berikut adalah caranya menjadi penerjemah di TED versi singkat dan lengkap:

1. Mendaftar

PERTAMA. Mendaftar di https://www.ted.com/users/new. TED akan mengirim email verifikasi ke alamat email Anda. Setelah melakukan verifikasi email, bukalah https://amara.org/en/. Amara adalah platform di mana nanti kita bisa menerjemahkan video koleksinya TED;

KEDUA. Masuklah (login) ke Amara dengan akun (kredensial) TED;

KETIGA. Pada dasbor Amara, klik “Apply to Join”;

apply to TED
Klik opsi “Apply to Join”.

KEEMPAT. Halaman yang berikutnya muncul akan meminta kita menuliskan alasan singkat mengapa kita ingin berkontribusi di TED. Setelah Submit, kita tunggu profil kita untuk disetujui oleh tim TED. Untuk waktu tunggunya, bisa sampai beberapa hari karena isian kita akan ditinjau secara manual oleh tim TED, bukan dilakukan secara otomatis oleh sistem;

apply to TED
Form “apply to TED”.

KELIMA. Setelah mendapat persetujuan dari tim TED, maka kita sudah bisa mulai menerjemahkan video yang ada di koleksi TED.

apply to TED
Email konfirmasi dari TED.

2. Menerjemahkan video TED di platform Amara

PERTAMA. Buka halaman TED, dan cari video yang Anda sukai atau ingin Anda terjemahkan. Buka video tersebut untuk melihat apakah video itu sudah diterjemahkan ke bahasa target kita atau belum. Jika belum ada, salin judul video tersebut;

menerjemahkan di TED
Periksa, apakah bahasa target kita sudah ada atau belum.

KEDUA. Buka dasbor Amara, cari judul video tadi;

menerjemahkan di TED
Cari video dari TED yang ingin kita terjemahkan.

KETIGA. Setelah video ditemukan, buka (klik) video tersebut. Di halaman berikutnya, klik View tasks for this video;

menerjemahkan di TED
Melihat daftar tugas yang tersedia untuk video yang bersangkutan.

KEEMPAT. Lalu, di halaman selanjutnya klik pada Perform Task – Start Now;

menerjemahkan di TED
Terima tugas dan mulai menerjemahkan.

KELIMA. Selanjutnya kita akan dibawa ke halaman editor di mana kita bisa langsung mulai menerjemahkan. Untuk teknisnya: jangan lupa terjemahkan judul dan deskripsi video, terjemahan jangan melebihi batas karakter yang telah ditentukan (jika melebihi, akan ada tanda seru berwarna merah), gunakan tombol Enter untuk berpindah segmen dan Shift + Enter untuk menambah baris pada terjemahan, dan jika ada yang belum jelas bukalah TED Guidelines (di bawah panel Keyboard controls).

menerjemahkan di TED
Jendela editor subtitle.

Kira-kira begitu. Jika masih tetap kurang jelas, silakan hubungi saya via email, akan saya pandu semampu saya. Jika tulisan ini bermanfaat, silakan di-share 🙂

Merintis Karir Subtitler Melalui TED

Sebelumnya, saya pernah menulis tentang belajar menjadi penerjemah melalui Wikipedia. Nah, kalau ingin menjadi subtitler, di mana kita harus belajar?

Secara formal, sepertinya saya belum pernah mendengar soal tempat di mana kita bisa belajar menjadi subtitler seperti tempat kursus atau sekolah khusus, kecuali mungkin workshop yang diadakan oleh asosiasi penerjemah atau yang semisalnya.

Saya sendiri, belajar menjadi subtitler setelah saya bergabung dengan CLC (Cinema Lovers Community), sebuah komunitas pegiat film dari kota kelahiran saya, Purbalingga. Saat itu sekitar akhir tahun 2006. Di CLC, selain mendapat kesempatan belajar soal sinematografi dan video editing, saya juga berkesempatan menjajal kemampuan saya “menerjemahkan” transkrip beberapa film produksi CLC. Ada beragam jenis film atau video yang saat itu saya terjemahkan. Mulai dari profil instansi, profil tempat wisata, dan film pendek (fiksi dan dokumenter). Khusus untuk film pendek, biasanya saya mengerjakan subtitle untuk film-film yang hendak diikutsertakan dalam berbagai festival film baik di dalam maupun luar negeri. Jujur, saat itu saya belum terpikirkan untuk menjadi subtitler betulan. Karena, jangankan menjadi subtitler, menjadi penerjemah atau bahkan ilmu tentang penerjemahan saja saat itu sama sekali belum dapat, belum tahu. Bahkan, bisa dibilang, subtitle saya saat itu adalah subtitle dengan terjemahan apa adanya. Read More