Ulasan Heartsome Translation Studio

Saya mengenal Heartsome Translation Studio (atau saya sebut “Heartsome” saja) sekitar tahun 2013 lalu saat saya baru terjun ke industri penerjemahan profesional. Saat itu Heartsome masih merupakan perangkat lunak berbayar dan saya menggunakannya sekadar untuk coba-coba.

Kini, Heartsome sudah menjadi perangkat lunak opensource dan gratis. Kebetulan saya bisa meluangkan waktu untuk kembali mencobanya, jadi berikut hasil percobaan saya dengan Heartsome.

Mengunduh Heartsome

Heartsome bisa diunduh di antaranya melalui Dropbox. Silakan pilih lingkungan sistem operasi sesuai komputer yang Anda gunakan (Windows 32-bit, Windows 64-bit, MacOS, Linux). Saya sarankan, untuk mengunduh paket Heartsome yang sudah disertai JRE (misalnya paket dengan nama HSStudio_UE_8_3_1_Win_x86_JRE.zip). Setelah berhasil diunduh, ekstrak paket tersebut, lalu jalankan file Heartsome Translation Studio.exe dengan hak administrator (klik kanan – Run as administrator). Atau agar aplikasi selalu berjalan dengan hak administrator secara otomatis, klik kanan Heartsome Translation Studio.exe – Properties – Compatibility – Run as administrator – OK.

heartsome translation studio

Mengatur Heartsome agar berjalan dengan hak administrator

Heartsome bersifat portable sehingga tidak perlu diinstal. Jika perlu, buatkan pintasannya di layar desktop Anda: klik kanan file Heartsome Translation Studio.exe lalu pilih Send to desktop (create shortcut).

Cara Membuat Termbase (Glosarium) di CAT Tool

Salah satu cara agar hasil terjemahan kita senantiasa konsisten adalah dengan menggunakan termbase alias glosarium. Maka, sembari menerjemahkan, kita bisa sekaligus membuat termbase agar bisa kita gunakan di proyek-proyek penerjemahan lain yang serupa.

Misalnya kita sering mengerjakan dokumen-dokumen IT, maka kita buat termbase berisi istilah-istilah bidang IT. Atau kita sering mengerjakan dokumen teknik, maka kita buat termbase berisi istilah-istilah bidang teknik. Dst.

Mengapa harus membuat termbase? Bukankah penerjemah pasti sudah menguasai semua istilah dari semua bidang keilmuan? Read More

Cara Tepat Memublikasikan Konten Blog Ke Banyak Akun Media Sosial Sekaligus

Punya konten blog yang harus segera dibagikan ke banyak pembaca? Punya dan aktif di banyak akun media sosial? Keduanya kombinasi sempurna untuk mendongkrak “popularitas” sekaligus peluang penjualan jasa penerjemahan kita!

Sebelumnya, saya sempat menuliskan bagaimana caranya mengelola banyak akun media sosial untuk keperluan publikasi konten blog atau sekedar update status di sini. Tapi, kalau untuk memublikasikan konten blog saja, kelihatannya masih “ribet”, ya? Bisakah kita melakukannya langsung dari blog kita, bersamaan dengan kita menekan tombol Publish begitu sebuah konten siap dipublikasikan? Read More

Cara Mudah Kelola Banyak Akun Media Sosial untuk Promosi Jasa Penerjemahan

Punya banyak akun media sosial dan merasa ribet kalau ingin update promosi jasa penerjemahan atau sekedar berbagi konten blog?

Biasanya, setiap kali kita ingin mengunggah atau memublikasikan suatu informasi ke banyak media sosial sekaligus, sebagian besar dari kita mungkin melakukannya secara manual: buka banyak tab di peramban, satu untuk Facebook, satu untuk Twitter, satu untuk Google+, dst. Buat status atau memublikasikan informasi di salah satu akun media sosial, lalu copy-paste atau tulis ulang di akun lainnya. Memakan waktu dan tidak praktis, bukan? Bagaimana solusinya? Read More

Step by Step of Mastering Automated Marketing Campaign

Belakangan saya sangat tertarik untuk menjajal teknik baru dalam membagikan konten blog saya melalui layanan SendinBlue. Layanan ini pernah saya singgung sedikit di sini.

SendinBlue sebenarnya adalah penyedia layanan marketing campaign yang bisa kita gunakan untuk mengirimkan materi marketing kita melalui email maupun SMS secara terjadwal, misalnya promosi produk baru, tawaran diskon, maupun newsletter. Khusus untuk pemasaran via email, dengan SendinBlue kita dapat mendesain sendiri tampilan email kita agar lebih menarik.

SendinBlue

Badan (body) email berisi newsletter yang dibuat di SendinBlue

Nah, kali ini saya akan menunjukkan langkah demi langkah melakukan pemasaran dengan SendinBlue. Dalam hal ini, saya menggunakan layanan versi gratis untuk mengirimkan newsletter pada pembaca yang telah berlangganan artikel saya. Belum berlangganan? Silakan daftarkan nama dan email Anda di kolom Berlangganan Artikel di panel kanan 🙂

OK, let’s go! Read More

Teknologi CAT Tool Murah (Bag. 2)

Menyambung tulisan sebelumnya…..

Kata “murah”—apalagi “gratis”—biasanya membawa dua hal: kualitas yang tidak terlalu tinggi, atau layanan yang terbatas. Pun demikian saat kita berbicara tentang teknologi CAT tools. Semakin tinggi harganya, semakin banyak pula fitur yang akan mempermudah pekerjaan kita. Tapi, CAT tool “murah” dan “gratis” pun tidak serta-merta berarti tidak layak pakai atau tidak bisa mendongkrak produktivitas. CAT tool “murah” hanya memiliki beberapa keterbatasan yang sejatinya bisa kita akali.

CAT tool apa saja yang bisa kita gunakan untuk menekan belanja lisensi kita? Berikut lanjutan artikel sebelumnya.

4. Matecat

Matecat adalah platform online yang menurut saya, secara teknologi berkembang sangat cepat. Platform ini mendukung 68 format file, termasuk file dari CAT tool lain seperti SDL Trados. Bagi saya, platform ini benar-benar bisa memotong cost belanja CAT tool yang harganya selangit, apalagi penggunaannya yang sangat mudah. Tinggal drag and drop file yang hendak diterjemahkan, lalu analisa file tersebut (untuk melihat jumlah kata, segmentasi, dsb.), dan file siap diproses.

Lebih jelasnya, berikut prosedur menerjemahkan menggunakan Matecat:

  • Buka matecat.com. Setelah halaman utama Matecat terbuka, lalu: 1) Beri nama proyek, 2) tentukan pasangan bahasa, 3) tentukan subjek dokumen, 4) masukkan file yang hendak diterjemahkan dengan menekan tombol Add files yang tersedia atau dengan drag and drop dari local drive Anda.
Matecat

Memulai project di Matecat

  • File akan diunggah ke Matecat. Lama pengunggahan file tergantung ukuran file yang akan diterjemahkan. Setelah file berhasil diunggah, klik tombol Analyze di pojok kanan bawah.
Matecat

Mengunggah dan menganalisa file yang akan diterjemahkan

  • Matecat akan melakukan analisa mengenai jumlah kata, repetisi, perkiraan lama pengerjaan, dsb. Klik Translate di pojok kanan bawah.
Matecat

Hasil analisa Matecat

  • Pada jendela yang muncul berikutnya, klik tombol Open untuk langsung menerjemahkan dokumen, atau salin tautan yang ada lalu kita bagikan ke rekan kita (jika bekerja secara tim).
Matecat

Dokumen siap diterjemahkan, tinggal klik “Open”

Sebagai platform online, Matecat sudah terintegrasi dengan machine translation. Meski terjemahan mesin tidak dapat diandalkan, fitur ini cukup membantu, terutama untuk kalimat-kalimat yang tidak terlalu kompleks sehingga akan membantu mempercepat pekerjaan kita.

Setelah selesai menerjemahkan, tinggal klik Download Translation dan pilih output yang diinginkan.

Memaksimalkan Konten Blog dengan Infografik

Mengisi blog dengan konten berupa artikel plus sisipan gambar dan video memang menyenangkan. Selain menambah semarak blog kita (tidak monoton dengan teks melulu), konten seperti gambar dan video juga menambah “bobot” pada konten yang bersangkutan. Dengan menyisipkan infografik misalnya, akan membuat blog kita semakin atraktif. Data yang hendak kita paparkan pada pembaca tidak akan lagi membosankan.

Bahkan, untuk format dan layout konten blog kita yang sudah sedemikian rupa dipersiapkan oleh penyedia layanan blog, masih bisa kita kustomisasi dengan menambahkan beragam layanan dari pihak ketiga. Misalnya :

1. Piktochart

Piktochart, yaitu layanan online yang memungkinkan kita untuk membuat atau mendesain infografik, presentasi, poster, bahkan laporan, semudah drag and drop. Semua komponen untuk membuat infografi, presentasi, poster, dan laporan sudah disiapkan dalam bentuk template siap edit. Read More

Oleh-oleh Workshop Penerjemahan Di UMP (Bag. 2)

Masih soal oleh-oleh workshop penerjemahan di UMP yang dipandu oleh Pak Dewantoro Ratri. Silakan baca bagian 1 di sini.

Dari mana belajar menerjemahkan itu?

Pak Dewa menjelaskan, bahwa penerjemahan erat kaitannya dengan penggunaan bahasa yang baik dan benar, sesuai kaidah-kaidah penggunaan bahasa yang bersangkutan. Artinya, tidak akan ada penerjemahan (yang baik) kalau tidak menguasai aturan atau kaidah penggunaan bahasa yang benar. Singkatnya, jika ingin bisa menerjemahkan, maka harus benar-benar menguasai pasangan bahasa yang hendak dikerjakan. Jadi, jika ingin menerjemahkan dari bahasa Inggris ke bahasa Indonesia (misalnya), maka cintai, pelajari, dan dalami bahasa Indonesia. Pelajari bagaimana bahasa Indonesia yang baku, bagaimana kalimat yang efektif, kenali betul-betul konsep nomina, verba, adjektiva, dan seterusnya.

translation workshop

Pak Dewa (berdiri) sedang menyampaikan materi. (Dok. LDC UMP)

Selanjutnya, Pak Dewa juga menceritakan bagaimana beliau mengajari siswa-siswinya sedini mungkin agar bisa menerjemahkan teks dengan benar. Kuncinya adalah berlatih dengan kalimat pendek dan sederhana, kemudian tingkatkan tingkat kesulitannya secara bertahap. Dalam workshop penerjemahan ini, Pak Dewa bahkan membagikan modul latihan menerjemahkan untuk siswa-siswinya yang masih SMP kepada para peserta workshop. SMP? Ya, belajar menerjemahkan harus diawali sedini mungkin, bukan hanya dari semester sekian di bangku kuliah, tapi sedini mungkin, sebisa mungkin sejak pertama kali anak-anak dikenalkan dengan bahasa Inggris. Bukan semata-mata untuk mempersiapkan siswa-siswinya menggeluti profesi penerjemahan, tapi demi mencapai tujuan pembelajaran bahasa—mampu berkomunikasi dengan baik dan benar sesuai kaidah kebahasaan yang berlaku—yang tentu akan sangat mendukung profesi penerjemahan jika siswa-siswinya memang ada yang bercita-cita menjadi penerjemah.

AntWordProfiler dan AntConc

Selain kamus, baik kamus konvensional maupun kamus digital dan kamus online, serta CAT tools, penerjemah juga perlu dipersenjatai perangkat lunak lain, misalnya AntWordprofiler dan AntConc.

Singkatnya, kedua aplikasi ini adalah aplikasi yang dapat kita gunakan untuk menganalisa dan memetakan profil kosakata serta mengukur kompleksitas teks dan frekuensi munculnya suatu kata dalam sebuah teks. Dalam konteks penerjemahan, suatu kata yang muncul berulang-ulang akan membuat teks menjadi terkesan menjenuhkan. Oleh karenanya, perlu adanya variasi kata. Nah, dengan digunakannya kedua perangkat lunak ini secara tandem, kita akan mengetahui kata apa saja yang muncul berulang-ulang dan perlu kita carikan padanan kata yang lain atau sinonimnya, agar teks tidak terkesan membosankan.

Unduh AntWordProfiler di sini dan AntConc di sini.

Dalam workshop ini, Pak Dewa juga mendemonstrasikan penggunaan kedua perangkat lunak tersebut di atas, khususnya untuk penerjemahan teks akademik seperti skripsi dan tesis. Beliau juga mendemonstrasikan penggunaan kedua perangkat lunak tersebut bersamaan dengan kamus Oxford Advanced Learner’s Dictionary versi digital untuk menganalisa keberadaan academic words pada suatu tulisan karya ilmiah.

Bersambung….