Jawaban untuk pertanyaan kedua

Saya akui, tingkat view pada profil dan postingan saya meningkat pesat setelah saya benar-benar aktif di LinkedIn. Aktif yang saya maksud adalah saya rajin membuat postingan (kadang disertai menandai/tag teman-teman yang terhubung) dan terlibat dalam postingan orang lain (memberikan like, komentar, atau membagi ulang postingan mereka). Dan dengan naiknya tingkat view pada profil dan postingan saya, saya menjadi semakin “dikenal” sehingga banyak yang ingin terhubung dengan saya.

Keuntungan yang saya dapat?

  • Banyak yang terhubung dengan saya, terutama dari agensi penerjemahan, kemudian menawarkan untuk bergabung menjadi freelancer Sesuatu yang menguntungkan, bukan? Memang ada yang akhirnya benar-benar menghasilkan kesepakatan, dan ada juga yang berhenti di negosiasi tarif karena tarif yang mereka tawarkan terlalu rendah.
  • Saya mendapat banyak pencerahan karena koneksi saya yang baru rata-rata adalah orang hebat, para spesialis, penerjemah senior, dsb. yang mereka sendiri rajin posting di LinkedIn dan selalu saya ambil ilmunya. Bahkan, karena mereka juga terhubung dengan orang yang hebat-hebat, akhirnya kami saling berbagi koneksi. Saya berteman dengan si A, sementara si A berteman dengan si B. Maka saya jadi ikut kenal si B dan berteman dengan dia. Begitu seterusnya.

Jawaban untuk pertanyaan ketiga

Tidak. Tidak hanya di LinkedIn kita bisa “sukses” (konteks: menggaet klien baru dan mendapatkan peluang pekerjaan baru). Kebetulan saja saya aktif di LinkedIn, bukan di media sosial lainnya. Banyak koneksi saya di LinkedIn yang juga punya akun di Instagram, Facebook, dsb. untuk dijadikan saluran pemasaran mereka. Anda mungkin perlu melakukan penjajagan untuk melihat mana yang lebih efektif untuk diri Anda.

Baca juga: Cara mudah kelola banyak akun media sosial untuk promosi jasa penerjemahan

One thought on “Online Profile vs. Online Presence Di Dunia Freelancing (Bag. 2)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.